13 SMA Bersaing Lomba Pidato Bahasa Inggris

By Tim IT Perpustakaan 27 Jan 2017, 15:49:48 WIB Kegiatan
13 SMA Bersaing Lomba Pidato Bahasa Inggris

Keterangan Gambar : SPEECH CONTEST. Salah seorang peserta lomba pidato bahasa inggris saat tampil di panggung utama Expo Luwu 2017 di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Jumat siang.


BELOPA, PERPUSTAKAANLUWU --- Sebanyak 13 sekolah menengah atas (SMA) sederajat se Kabupaten Luwu, bersaing ketat dalam lomba pidato bahasa Inggris yang diselenggarakan Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu di panggung utama Expo Luwu di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Jumat siang (27/2/17).

Dalam speech contest yang dibuka langsung Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, Hj Halijah Baso itu, menghadirkan tiga dewan juri yang profesional di bidangnya. Masing-masing, Sulfikar, Ahmadi, dan Mazra Muslimah Ashar Sabry. Dikatakan Ahmadi, lomba kali ini berlangsung cukup bersaing. Meskipun diakuinya masih banyak yang perlu diperhatikan para peserta. Salah satunya menyangkut masalah pengucapan dan juga penguasaan tema yang diusung yakni manfaat layanan perpustakaan sekolah. "Jika dilihat dari semua peserta yang tampil, hanya ada 30 persen yang sudah sangat baik. Namun pada intinya, event ini cukup mendidik," kata Ahmadi, usai menghadiri acara lomba, Jumat sore.

Dirinya berharap, agar event seperti ini tetap berkesinambungan. Bahkan jika perlu, pemerintah memulainya dari tingkat bawah hingga tingkat kabupaten. "Mudah-mudahan ke depan pemda merespon. Setidaknya ada kebijakan dalam bentuk program peningkatan live skill masyarakat Luwu. Alasannya cukup mendasar, yakni seiring dengan adanya minat yang cukup besar di tengah masyarakat saat ini untuk menjadi pelaut. Khususnya, adanya persaingan global. Dimana, setiap masyarakat dituntut untuk bisa berkomunikasi secara internasional. Salah satunya lewat penguasaan bahasa inggris," harap Direktur ELC Lontara tersebut.

Ahmadi mengusulkan agar pemerintah melalui sekolah membuat program english day. "Konsepnya berupa english club. Dimana, konsep ini dikoordinasikan dengan yang diprogram pemda. Manfaatnya, tidak hanya bagi pelajar tapi juga bagi masyarakat umum. Sebab, sudah ada wadah. Saya yakin, lewat konsep ini peningkatan SDM masyarakat dalam menguasai bahasa inggris itu bisa lebih hidup," jelas Ahmadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, Hj Halija Baso menyebutkan bahwa output dari kegiatan ini memang difokuskan pada peningkatan kualitas generasi muda dalam menghadapi persaingan dunia kerja saat ini. Pada lomba tahun ini, terdapat sedikitnya 13 sekolah yang ambil bagian. Tiap sekolah mengutus minimal dua pelajarnya, yakni satu putra dan satu putri. "Makanya, kami tetap kontinu menggelar even ini setiap tahun," kata Halijah.

Tampil sebagai juara dalam lomba tahun ini, yakni untuk kategori putra dipegang oleh Ivan Sulfikar (SMAN 1 Walenrang) sebagai juara satu. Disusul Rezal (SMAN 1 Belopa) sebagai juara II dan Baso Irawan (SMAN 1 Bajo) sebagai juara tiga. Sedangkan untuk kategori putri dipegang oleh Amalia Ftriani (SMAN Unggulan Kamanre) sebagai juara I. Disusul Yeftha Desma Tonata (SMAN 1 Belopa) dan Adelia (SMAN 1 Walenrang). (timmediaperpustakaanluwu)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment