Perpustakaan Desa Paconne Juara Satu Tingkat Sulsel
Halijah : Kali Ini Kita Bersaing dengan Perpusrakaan Desa se-Jawa

By Tim IT Perpustakaan 22 Mei 2017, 16:50:04 WIB Kegiatan
Perpustakaan Desa Paconne Juara Satu Tingkat Sulsel

Keterangan Gambar : BERPRESTASI. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, Hj Halijah Baso.


BELOPA --- Prestasi membanggakan terus diwujudkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, Hj Halijah Baso. Tahun ini, melalui pembinaan dan pendampingan yang dilakukan jajarannya terhadap Perpustakaan Desa Paconne, mengantarkan Bumi Sawerigading sebagai juara satu tingkat provinsi sekaligus melangkah ke tingkat nasional mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi itu dituangkan dalam berita acara hasil penilaian tim lomba bernomor B-615/DPK/041/2017 tanggal 17 Mei 2017. Dimana, Perpustakaan Desa Paconne dinilai jauh lebih representatif dari perpustakaan desa Kabupaten Enrekang, Bantaeng, Sinjai, dan Kabupaten Luwu Utara. Informasi hasil penilaian tim lomba, diterima jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, Minggu kemarin (21/5/17).

"Ini prestasi yang sangat membanggakan. Tahun 2012 lalu, kita juara tingkat nasional untuk 'Cluster C' yang mencakup Indonesia bagian tengah. Tapi tahun ini, kita lolos mewakili Provinsi Sulawesi Selatan untuk 'Cluster A', yang akan bersaing dengan perpustakaan desa se-Jawa. Jadi, kita naik tingkat," tutur Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, Hj Halijah Baso, Senin pagi ketika ditemui di ruang kerjanya (22/5/17).

Sejak diberikan kepercayaan menakhodai OPD ini, sebutnya, upaya peningkatan kualitas dan prestasi memang menjadi fokus utama kinerja dari tahun ke tahun. "Lima tahun baru kita juara tingkat provinsi lagi. Selama itu kita hanya masuk lima dan tiga besar. Mudah-mudahan di tahun 2017 ini, kita bisa meraih juara satu tingkat nasional untuk kali kedua," harapnya.

Halijah mengaku tetap optimis untuk bisa mewujudkan hasil terbaik di tingkat nasional nantinya. Meskipun yang akan dihadapi perpustakaan desa se-Jawa, yang informasinya lebih unggul dari segi teknologi. "Jadi, kami sisa menunggu juknis untuk lomba tingkat nasional. Jika sudah ada, kita akan bekerja lebih maksimal untuk meraih juara pertama. Sebab, saya tetap optimis bisa mewujudkan prestasi terbaik di akhir masa jabatan saya. Semoga Perpustakaan Desa Paconne ini menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lainnya," tandas Halijah yang akan pensiun pada Agustus 2018 mendatang.

Sementara itu, Tim Penilai Lomba Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Syamsul Arif yang dikonfirmasi terpisah via telepon selulernya membenarkan hasil keputusan tim penilai lomba tersebut. "Ada 10 unsur penilaian. Semua mampu dipenuhi dan bahkan jauh lebih baik dari yang disyaratkan. Punya nilai plus. Ini yang membedakan dengan perpustakaan desa lainnya di kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan," kata Arif.

Dari segi penampilan, Perpustakaan Desa Paconne sudah sangat berbeda dan jauh lebih bagus dari yang lain. Dimana, posisinya terpisah dari kantor desa, sehingga ada nilai plus. Ini juga pertanda jika Perpustakaan Desa Paconne ada perhatian serius dari pemerintah desa dan Pemkab Luwu. "Juga ada kegiatan masyarakat yang sangat relevan dengan konteks perpustakaan, seperti kegiatan kepemudaan dan kesehatan. Itu memang sangat sejalan dengan fungsi perpustakaan, sehingga nilainya tinggi. Tapi pada prinsipnya, kita maksimalkan Perpustakaan Desa Paconne agar bisa dikunjungi tim penilai pusat. Kami juga sangat mengapresiasi kinerja teman-teman di Kabupaten Luwu, baik itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan maupun Pemerintah Desa Paconne dan masyarakat," janjinya.

Berdasarkan info dari tim penilai pemerintah pusat, tahap survei dan penilaian akan berlangsung paling cepat minggu ini dan paling lambat pasca-Ramadhan mendatang. (timmediaperpustakaan)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment