Perpustakaan Desa Paconne Masuk Lima Besar Terbaik Sulsel
Syamsul Arif : Berpeluang Lolos Tingkat Nasional

By Tim IT Perpustakaan 11 Mei 2017, 15:12:35 WIB Perpustakaan
Perpustakaan Desa Paconne Masuk Lima Besar Terbaik Sulsel

BELOPA --- Kerja keras jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu beserta jajaran Desa Paconne, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu dalam menghadapi penilaian lomba perpustakaan desa tingkat Sulawesi Selatan, berbuah manis. Pasalnya, satu-satunya perpustakaan pesisir di Bumi Sawerigading itu mendapat apresiasi besar dari tim penilai lomba perpustakaan desa tingkat Sulsel, Kamis pagi (11/5/17). Perpustakaan Desa Paconne dinyatakan masuk lima besar terbaik di Sulsel untuk saat ini.

Posisi itu disandang setelah dilakukan penilaian terhadap sejumlah perpustakaan desa di beberapa daerah belakangan ini. Termasuk penilaian terhadap kesiapan mengikuti lomba bagi Peprustakaan Desa Paconne, Kamis pagi tadi. Hasilnya, perpustakaan yang berada di daerah pesisir itu dinyatakan memenuhi syarat penilaian lomba. Pertimbangannya, letaknya yang strategis, memiliki gedung sendiri, suasananya yang membahagiakan, nyaman, dan bagus. Ditambah dengan sarana dan prasarana yang ada juga jauh memenuhi syarat yang ditentukan tim penilai tingkat Sulawesi Selatan.

"Suasananya bahagia, nyaman dan pemadangannya bagus, karena berada di pesisir. Karena posisinya, pengunjung tidak hanya bisa bersantai sambil membaca, tapi juga bisa melihat para nelayan dengan hasil tangkapannya. Mudah-mudahan ini juga bisa menarik minat pengunjung. Perpustakaan Paconne ini sudah masuk lima besar. Dari semua perpustakaan di Sulsel yang telah kami kunjungi dan lakukan penilaian, ini jauh lebih baik," tutur tim penilai lomba perpustakaan se Sulsel, Syamsul Arif Ssos Ma saat ditemui di sela-sela proses penilaian, Kamis pagi tadi. 

Capaian yang diperlihatkan Perpustakaan Paconne, sebutnya, diharapkan bisa mempermulus langkahnya hingga tingkat nasional. "Insya Allah kita akan kesini lagi. Kita berharap mudah-mudahan bisa jadi nomor satu di Sulsel. Bahkan berpeluang lolos tingkat nasional," harapnya.

Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Paconne, Baso Majid secara terpisah menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung pendirian dan pembangunan perpustakaan desa. "Perlu diketahui bahwa Perpustakaan Desa Paconne ini lahir tahun 2011 dan direhab 2016. Kenapa itu terjadi, sebab kami memang condong pengembangan sumber daya manusia (SDM)," kata Baso.

Untuk itu, pihaknya berharap agar dengan adanya Perpustakaan Desa Paconne tersebut ke depan tidak ada lagi warga Desa Paconne yang buta hurup. "Kami tidak ingin warga kami buta huruf. Sebab, itulah bagian dari peran kami selaku BPD dan ini adalah kerja mulia untuk anak cucu sehingga bisa membuat kita bangga ke depan. Sebagaimana kita ketahui bahwa tujuan perpustakaan adalah untuk mencerdaskan. Karena dengan kecerdasan masyarakat bisa jauh dari kemiskinan," tandasnya. 

Untuk diketahui, di Perpustakaan Desa Paconne saat ini telah dilengkapi dengan ruang baca yang refresentatif, taman baca, gazebo, koleksian buku bacaan sebanyak 5000 eksemplar dan layanan Wifi gratis. Posisinya yang berada di pinggir pantai menjadi nilai tambah bagi masyarakat untuk belajar sembari berwisata di Perpustakaan Desa Paconne, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu. (timmediaperpustakaan)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment